
mak,
kenapa menangis?
aku janji nggak akan main air lagi
sebab mak bilang air itu kotor dan penuh penyakit
mak,
kenapa banyak sekali orang di masjid?
kenapa juga kita di sini?
mak,
di bawah sana banyak sekali air
di kanan dan di kiri
datangnya dari mana ya mak?
siang ini aku belum makan lagi
tadi pagi pun cuma makan mie
gak ada nasi
kenapa mak nggak masak lagi?
mak,
aku mau pulang ke rumah
di sini nggak bisa tidur; banyak nyamuk
anak kecil pada nangis
badanku gatal-gatal
hidungku pilek
perutku sakit
mak,
kita pulang saja
mungkin bapak jadi ingat pulang
kalau tahu kita sangat menderita

8 komentar:
menyedihkan ya kondisinya.... udah hidup ini susah, ditimpa masalah2 lagi yang datangnya bergantian... *fiuh*
banyakin S
SABAR maxudnya
Gimana Bro, udah surut kan???
beberapa minggu ini anca benar2 melihat kondisi org yang kena banjir,
janji pemerintah selalu sama : sediakan tenda, mie instant dan dokter.
ini adalah kasus yang selalu terjadi setiap tahun walau yang terparah adalah tahun ini. Di daerah bukit duri daerah yang paling parah terendam banjir, anca menemukan warga yang rumahnya hanyut bro dan semua harta nya ludes...
Tapi mereka masih bisa tersenyum..ikhlas.., I don't know it;s happen to me.
lalu ustad ku juga hartanya habis tak ada yang bersisa , tapi dia masih tersenyum.
tapi ini bukan senyum seperti yg di ucapkan oleh pak bakrie : korban banjir masih bisa tersenyum kok.
Yo mikir dong pak, mereka senyum itu karena sudah pasrah dan tidak tahu apalagi yg harus dilakukan bukan senyum senang karena kena bencana
hehe..jadi ngomel2 di koment nih
Hebat juga yaa si kecil membuat puisinya. Ini puisi anak kamu nus?
:)
kpada jakarta ku, ma'af, tak bisa langsung mrasakan dritamu... :(
hmmhh.. bener mas anak dalam... mdh2an empati beserta buah2nya (sekedarnya) bisa tetap tertitip, dan bisa meringankan penderitaan para korban (walau nggak seberapa).
mak, boleh ya?
kan aku nak belajar berenang....
hehehehehee
Post a Comment